Komisi D Dprd Jember pertanyakan anggaran senilai 2 milyar rupiah yang diajukan kantor lingkungan hidup, untuk pembuatan ruang terbuka hijau dan menara bendera di kawasan gumuk kerang sumbersari.
Ketua Komisi D Dprd Jember Ayub Junaedi mengatakan, dari sisi penempatan anggaran saja sudah aneh. harusnya untuk urusan pertamanan, menjadi tupoksi dinas pu cipta karya. tetapi anehnya anggaran ruang terbuka hijau justru diajukan oleh kantor lingkungan hidup.
Padahal lanjut Ayub, dirinya ingat betul beberapa bulan lalu bupati menyatakan siap mendatangkan investor, diantaranya para pengusaha sukses asal jember untuk patungan membuat ruang terbuka hijau gumuk kerang. tapi ternyata pemkab mengajukan anggaran melaui apbd.
Setelah melalui perdebatan panjang, ruang terbuka hijau tetap mendapat anggaran 2 milyar rupiah, tetapi dibarengi dengan penambahan anggaran senilai 2 milyar rupiah untuk pembelian gumuk yang masih dikuasai oleh individu.
Meski gagal dipangkas dalam rapat komisi, secara pribadi ayub akan memperjuangkan pemangkasan anggaran ruang terbuka hijau dalam rapat badan anggaran. jika upaya ini juga gagal, ayub berjanji akan melakukan aksi walk out dalam paripurna penetapan apbd 2014 mendatang.
(1.361 views)