
Kawan KISS FM,
Kerusakan bahu jalan nasional atau plengsengan di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Mayang, mendapat sorotan warga. Mereka mendesak pihak berwenang segera melakukan perbaikan permanen demi keselamatan pengguna jalur Jember, Banyuwangi.
Kerusakan terjadi setelah plengsengan sepanjang sekitar 5 meter dengan ketinggian 5 meter longsor akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, dan mengakibatkan bagian bahu jalan tergerus, sehingga membahayakan pengendara yang melintas.
Ketua Baret Rescue Jember, David Handoko Seto, menyebut lokasi longsor berada di sisi timur Polsek Mayang. Ia mengaku menerima laporan dari relawan terkait kondisi tersebut yang dinilai berisiko tinggi jika tidak segera ditangani.
Selain mengancam keselamatan pengguna jalan, kondisi plengsengan juga dikhawatirkan semakin parah karena terus tergerus aliran sungai di bawahnya. Pihaknya berharap aparat kepolisian segera memasang rambu peringatan, sekaligus mendorong perbaikan permanen oleh instansi terkait.
Sementara itu, petugas Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Ikhsan, menjelaskan penanganan awal telah dilakukan dengan menurunkan tim ke lokasi. Namun, perbaikan yang dilakukan masih bersifat sementara sambil menunggu penanganan lanjutan.
Upaya darurat dilakukan dengan pemasangan bronjong sederhana menggunakan bambu penyangga dan karung berisi tanah guna menahan longsor susulan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kerusakan yang lebih luas hingga perbaikan permanen direalisasikan.
<<< FIT
(131 views)