Kawan KISS FM,
Dana bantuan modal program Yasmin Pay Later yang dikelola Pimpinan Cabang Fatayat NU Jember ditarik oleh tim anggota DPR RI dari Fraksi PKB berinisial MK. Menyusul permintaan tersebut, Fatayat NU Jember telah mengembalikan 25 juta rupiah dari total dana 50 juta rupiah pada Senin malam, 2 Maret 2026.
Ketua PC Fatayat NU Jember, Nurul Hidayah, menyampaikan bahwa awalnya dijanjikan dana bantuan sebesar 500 juta rupiah. Namun, pada bulan Agustus 2025 lalu hanya cair 50 juta rupiah saja. Modal tersebut kemudian diputar melalui program pembiayaan khusus kader Fatayat melalui program Yasmin Pay Later.
Tiga bulan kemudian, MK melalui timnya meminta Fatayat Jember mengembalikan semua dana bantuan modal tersebut, tanpa melalui proses evaluasi. Dari total 50 juta rupiah yang dialokasikan untuk program pemberdayaan usaha kader melalui skema Yasmin Pay Later, hanya 25 juta rupiah yang bisa dikembalikan.
Sementara sebesar 25 juta rupiah sisanya telah tersalurkan dan dimanfaatkan oleh 10 kader untuk mendukung pengembangan usaha produktif.
Lebih jauh Nurul menegaskan program Yasmin Pay Later akan tetap dilanjutkan dengan skema pendanaan alternatif melalui penguatan koperasi simpan pinjam internal. Hal itu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pemberdayaan usaha bagi kader Fatayat.
Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan dari MK maupun timnya. Namun, tim MK memastikan akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut. Rusdi.
(109 views)