Bawaslu Jember Sampaikan Hasil Pengawasan Solawat Kebangsaan yang Dihadiri Gibran

Hasil rapat pleno Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember menyatakan ada temuan dugaan pelanggaran dalam kegiatan apel sholawat kebangsaan di Gedung Jember Sport Garden (JSG) pada 10 Januari 2024 lalu.
 
Keputusan temuan adanya dugaan pelanggaran ini merupakan hasil pleno yang dihadiri 5 orang anggota komisioner Bawaslu.
      
Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi (Datin), Devi Aulia Rahim, Selasa 23 Januari 2024 menyebut Bawaslu sudah melakukan kajian yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan rapat pleno.
 
Dalam rapat kemudian memutuskan adanya dugaan pelanggaran. Karena itu Bawaslu akan melakukan register terhadap kegiatan apel sholawat yang digelar Laskar Sholawat Nusantara yang dihadiri Cawapres Gibran Rakabuming.
 
Menurutnya karena temuan ini tergolong pelanggaran pidana pemilu selanjutnya Bawaslu akan melakukan pembahasan 1 x 24 jam setelah register bersama Sentra Gakkumdu yang beranggotakan Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaaan.
       
Sebelumnya juru bicara Laskar Sholawat Nusantara (LSN) Dima Ahyar menyebut Bawaslu Jember salah sasaran perihal tudingan adanya dugaan pelanggaran kampanye dalam kegiatan apel shalawat kebangsaan.
 
Bahkan salah sasaran Bawaslu jember lanjut dia terjadi sejak bawaslu mengeluarkan rekomendasi agar LSN menunda kegiatan tersebut.
 
Menurutnya Bawaslu berasumsi bahwa acara apel akan dijadikan ajang kampanye. Padahal sejak awal internalnya telah berkordinasi dan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut hanya sebagai ajang berkumpul dan bershalawat para jama’ah LSN.
 
<<<<hafit

(356 views)