Disnaker Jember Minta Calon PMI Gali Informasi di Kantor Desa Sebelum Berangkat ke Luar Negeri

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember, Suprihandoko, mengajak masyarakat yang berminat menjadi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri tidak berangkat secara ilegal.
 
Diharapkan mereka bisa mengisi aplikasi siap kerja, yang sudah disiapkan di 248 kelurahan, desa di Kabupaten Jember. Selain itu, setiap pemberangkatan calon PMI, harus atas seizin lurah atau kepala desa.
       
Dia menjelaskan dengan mengisi aplikasi siap kerja, diharapkan bisa menekan kasus perdagangan manusia. Dengan harapan masa depan PMI terjamin dengan baik dan mendapatkan gaji yang layak.
 
Karena itu, calon PMI asal Jember, diminta tidak asal berangkat tapi harus berangkat secara prosedural. Selain itu, memiliki keahlian dan bisa mengerti bahasa sesuai negara tujuan.
 
Dengan demikian tidak ada lagi PMI asal Kabupaten Jember yang dideportasi, korban penipuan apalagi hinga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
      
Karena itu, pihaknya telah melatih 248 operator aplikasi siap kerja untuk 248 kelurahan, desa di Kabupaten Jember. Menurutnya kegiatan pelatihan ini, jadi yang pertama kalinya di Indonesia.
      
Suprihandoko menambahkan tersedianya operator siap kerja untuk seluruh kelurahan dan desa ini, bisa menjamin masa depan PMI di luar negeri maupun tenaga kerja dalam negeri. Sebab, Pemkab Jember akan mendukung kompetensi yang dibutuhkan, dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan. Sebab, semua data calon pekerja, sudah terdata dalam aplikasi tersebut.

<<<<hafit

(173 views)