Tunggu Keputusan Pemprov, Disnaker Jember Mulai Bahas Kenaikan UMK 2024

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kember mulai menyiapkan materi bersama Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) untuk membahas bahan kajian kenaikan UMK tahun 2024 di Kabupaten Jember.
 
Kepala Disnaker Jember, Suprihandoko mengatakan pihaknya sudah mulai melakukan survei harga bersama Disperindag, Depekab dan mengumpulkan data dari BPS Jember. Survei data tersebut dilakukan untuk bahan awal sidang, membahas UMK 2024 bersama Depekab pada 20 November 2023.
 
Suprihandoko berharap, kenaikan UMK di Jember bisa menyesuaikan dengan kebutuhan minimal para pekerja. Sementara para pengusaha juga tidak keberatan. Apalagi, katanya, para pengusaha juga sering mengeluhkan sulitnya meningkatkan etos kerja para pekerjanya sendiri.
 
Suprihandoko mengatakan, finalisasi pembahasan UMK 2024 diharapkan bisa tuntas pada 21 November 2023. Selanjutnya, pihaknya tinggal menunggu keputusan dari Pemprov Jatim.
 
Salah satu penentu kenaikan UMK, katanya, yakni dilihat dari daya beli masyarakat. Setidaknya UMK bisa memenuhi standar kebutuhan hidup minimal. Sebelumnya, UMK di Kabupaten Jember tahun 2023 mencapai Rp 2.555.662. UMK di Jember sempat stagnan akibat pandemik Covid 19.
 
Seperti diketahui, penghitungan UMP maupun UMK oleh dewan pengupahan provinsi maupun kabupaten-kota mengacu pada tiga variabel, berdasarkan PP 51/2023.
 
Yakni, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu dalam rentang nilai 0,10 sampai 0,30.
 
<<<ulil

(199 views)