UNEJ Sambut Kebijakan Baru Mendikbud. Skripsi Tak Lagi Jadi Syarat Mutlak Kelulusan

Universitas Jember (UNEJ) menyambut peraturan baru dari Mendikbud Nadiem Makarim, tentang skripsi yang tidak lagi jadi syarat mutlak kelulusan mahasiswa.
 
Sesuai Permendikbudristek nomor 53 tahun 2023, tentang penjaminan mutu ini, memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dalam menyelesaikan kuliah, bisa memilih skripsi, membuat karya seperti film, aplikasi atau purwarupa produk tertentu. Serta bisa memilih pengabdian kepada masyarakat.
     
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Slamin menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan Permendikbudristek nomor 53 tahun 2023 itu di Kampus Tegalboto.

Karena itu, pihak UNEJ akan merevisi sejumlah peraturan yang mengatur mengenai penjaminan mutu pendidikan tinggi di internal UNEJ.
 
Di antaranya peraturan Rektor Universitas Jember nomor 17 tahun 2021 mengenai pedoman akademik dan peraturan rektor Universitas Jember nomor 18 tahun 2021 mengenai sistem penjaminan mutu internal.
 
Dengan demikian, peraturan baru tersebut. bisa dimulai semester gasal tahun akademik 2024/2025 nanti.
     
Dia menjelaskan, beberapa program studi juga sudah memberlakukan skripsi sebagai opsi menyelesaikan tugas akhir.
 
Misalnya di Program Studi Televisi dan Film, mahasiswa bisa membuat karya film sebagai tugas akhir. Di Fakultas Ilmu Komputer Mahasiswa yang membuat aplikasi bisa diajukan sebagai tugas akhir.
      
Namun dia mengingatkan hendaknya mahasiswa perlu mempertimbangkanbaik-baik pemilihan opsi tugas akhir dalam menyelesaikan kuliah.
 
Misalnya saja bagi mahasiswa yang akan meneruskan ke jenjang S-2, sebaiknya mempertimbangkan untuk tetap memilih skripsi sebagai pilihan tugas akhir mengingat kemampuan meneliti dan menuangkannya dalam karya tulis ilmiah sangat dibutuhkan.
   
Slamin menambahkan, semuanya kembali kepada kemampuan dan minat mahasiswa. Namun jangan lupa, apapun pilihannya tetap harus mengikuti standar yang sudah ditentukan. (Hafid)

(128 views)