Tiga Tersangka Konflik Tanah Berujung Maut di Sumberbaru Terancam 15 Tahun Penjara

Tiga tersangka kasus konflik tanah berujung maut di Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
 
Ketiga tersangka SL, HT dan HS warga desa setempat kini dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP dan atau pasal 354 ayat 2 KUHP juncto pasal 355 ayat 3 KUHP.
 
Kasatreskrim Polres Jember AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama mengatakan, kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal tersebu, didasari aksi balas dendam.
 
Berdasarkan hasil penyidikan sementara, tersangka HS berperan sebagai pembacok korban, Mat Halil. Sementara tersangka HT dan SL berperan sebagai pendobrak pintu rumah korban.
 
Usai membacok Mat Halil hingga tewas, HS mendapat perlawanan dari istri Mat Halil. HS juga dibacok hingga terluka di bagian tangannya. Hingga saat ini HS masih menjalani perawatan di rumah sakit.
 
Sejauh ini, polisi masih melakukan pengembangan, karena tidak menutup kemungkinan ada dugaan tindak pidana lain dalam kasus tersebut. Namun, Dika belum bisa menyampaikan ke publik secara detail, karena ada korban lain yang masih hidup dalam perkelahian tersebut yang belum bisa diperiksa karena menjalani perawatan.
 
Untuk mengantisipasi konflik susulan, lanjut Dika, pihaknya sudah memperketat pengamanan di lokasi kejadian. Selain itu, Polres Jember juga intens berkoordinasi dengan tokoh agama dan masyarakat setempat untuk turut serta meredam potensi konflik susulan.
 
Sebelumnya, polisi menetapkan tiga tersangka dalam kasus konflik tanah berujung maut di desa gelang, Kecamatan Sumberbaru. Konflik tersebut sudah berlangsung lama. Bahkan, sempat dimediasi pemerintah desa setempat, namun selalu ada pihak yang tidak puas. (Rusdi)
 
 

(169 views)