Program Tak Banyak Berubah, Proyeksi APBD 2024 Untuk Dinas TPHP Capai Rp 47 Miliar

Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diproyeksikan mendapat alokasi APBD 2024 cukup besar.
 
Kini, DPRD Jember segera menggodok draf kebijakan umum anggaran – plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) tahun 2024, sebagai dasar perumusan belanja APBD.
 
Berdasarkan dokumen KUA-PPAS, proyeksi APBD 2024 mencapai Rp 3.952 triliun. Dari jumlah tersebut, dinas pendidikan membutuhkan anggaran paling besar yakni Rp 1.370 triliun.
 
Kemudian Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebesar Rp 630.117 miliar. Disusul kemudian dinas kesehatan Rp 389.012 miliar.
 
Sementara itu, dinas TPHP tercatat membutuhkan anggaran sebesar 47.283 miliar. Jumlah tersebut tentu belum mencukupi bila dilihat luasan lahan pertanian yang mencapai 86.358 hektar.
 
Kendati demikian, jumlah tersebut masih tergolong besar di antara total 125 OPD di Jember. OPD tersebut meliputi dinas, badan, kecamatan, puskesmas, hingga rumah sakit.
 
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas TPHP Kabupaten Jember Imam Sudarmadji menyebut tidak ada perubahan signifikan dari program prioritas tahun 2023. Bahkan, program dinas TPHP di tahun 2024 bisa dikatakan masih sama.
 
Lebih lanjut Imam mengatakan, proyeksi utama di tahun 2024 yakni mengantisipasi kelangkaan pupuk subsidi. Petani diharapkan tidak lagi bergantung pada pupuk subsidi, sebab dikhawatirkan di tahun 2024 kuota pupuk subsidi dari pemerintah pusat berkurang.
 
Sementara program pembangunan pabrik pupuk organik di lahan seluas 7 hektare, tepatnya di desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, ditargetkan tuntas pada bulan november 2023. (Ulil)
 

(167 views)