Jumlah Siswa Makin Minim Akibat Gedung SMPN 5 Silo Tak Kunjung Diperbaiki

Gedung SMPN 5 Silo Kecamatan Silo yang rusak akibat banjir bandang pada tahun 2019 silam, hingga kini belum diperbaiki.

Terdapat 3 ruang kelas termasuk kantor guru yang rusak parah akibat peristiwa tersebut.

Kepala SMPN 5 Silo, Zainuri, menjelaskan, banyak siswa yang akhirnya memutuskan pindah dan orang tua enggan mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut. Sebab, kini hanya ada 2 ruang kelas dengan jumlah peserta didik hanya 16 siswa. Kelas 7 hanya terisi 3 siswa, kelas 8 ada 6 siswa, dan kelas 9 ada 7 siswa.

Zainuri mengatakan, terdapat 2 ruang kelas yang masih selamat dari banjir bandang. Ruang kelas tersebut masih digunakan untuk belajar para siswa sekaligus menjadi ruang kantor guru.

Pihak sekolah, katanya, sudah mengajukan perbaikan infrastruktur sejak tahun 2022. Kini, permohonan tersebut sudah disetujui. Kendati demikian, ia belum mengetahui pasti kapan proses perbaikan gedung akan dimulai.

Zainuri juga sempat menanyakan kepada masyarakat yang memilih menyekolahkan anaknya ke tempat yang lebih jauh. Menurutnya, para orangtua beralasan tidak adanya ruang kelas, membuat mereka khawatir anaknya tidak memiliki tempat untuk belajar. (Ulil)

(114 views)