3 Kecamatan di Jember Alami Krisis Air Bersih, Diperkirakan Hingga September

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember memetakan kawasan kekeringan akibat musim kemarau di bulan Agustus 2023. BPBD menyebut, hingga saat ini sudah ada 3 desa atau kelurahan di 3 kecamatan yang mengalami kesulitan air bersih.
 
Kepala BPBD Jember Widodo Julianto merinci, kawasan terdampak tersebut antara lain Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang sebanyak 103 KK. Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat 247 KK dan Desa Panduman Kecamatan Jelbuk, 105 KK.
 
Kini BPBD Jember telah menempatkan 6 tandon air dengan kapasitas 2000 liter di sejumlah titik. Masyarakat juga diberikan 228 jerigen kapasitas 20 liter. Kini total warga terdampak di 3 kecamatan tersebut mencapai 455 KK.
 
Widodo menyebut, wilayah terdampak kekeringan diprediksi akan bertambah. Wilayah lain yang berpotensi antara lain Kecamatan Silo, Ledokombo, Arjasa, Sukorambi, Kaliwates dan Ambulu. Widodo mengimbau agar masyarakat bisa lebih hemat air.
 
BPBD Jember menyebut, sebagian wilayah sudah mengalami pengurangan debit air sumur. Untuk itu, Widodo meminta agar masyarakat Jember bisa saling peduli dengan tetangga bila memiliki sumber air yang masih mencukupi, agar mau berbagi. (Ulil)
 

(163 views)