Kerja TPID Masih Berat, Inflasi YOY Jember 7,21 Masih diatas Provinsi Jawa Timur

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka inflasi di Jember untuk akumulasi tahun ke tahun (YOY) masih tertinggi di Jawa Timur yakni 7,21 persen.
 
Menurut kepala BPS Jember, Tri Erwandi, angka inflasi tersebut masih jauh lebih tinggi, bila dibandingkan dengan inflasi Provinsi Jawa Timur, yang hanya 6,47 persen, dan nasional 5,47 persen.
 
Sementara itu, angka inflasi dari bulan ke bulan (MTM) di bulan Februari 2023, tertinggi di Jawa Timur ada di Kabupaten Banyuwangi, sebesar 0,29 persen, dan Kabupaten Jember menempati posisi kedua,dengan nilai inflasi 0,18 persen.
 
Sementara itu, lanjut Tri, dari 90 kota di Indonesia, Jember berada di urutan 37 untuk inflasi bulan ke bulan pada februari 2023. Inflasi tertinggi terjadi di kota Ternate 1,85 persen, dan kota Tual 0,64 persen.
 
Tri menambahkan, kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) masih berat. Karena itu, harus lebih sering duduk bersama, agar gejolak komoditas yang sering muncul bisa diatasi, seperti beras, cabai, dan minyak goreng.
 
Apalagi kata Tri, bulan ini sudah memasuki Ramadan, yang sering memicu kenaikan harga kelompok makanan, BBM, hingga kebutuhan domestik lainnya (Ulil)
 

(220 views)