Universitas Jember Proklamirkan Diri Jadi Kampus Bersih dari Narkoba

Universitas Jember bertekad menjadi kampus yang bersinar atau bersih dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang. Tekad tersebut diikuti dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Universitas Jember dan pemeriksaan sampel urine dosen dan tenaga kependidikan. 

Demikian ditegaskan Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, saat mendampingi Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lumajang, di aula Fakultas Farmasi Universitas Jember, Rabu siang.

Iwan  menjelaskan, Indonesia saat ini sudah memasuki darurat narkoba. Karena itu, Presiden RI mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 mengenai aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika 2020-2024. Instruksi Presiden ini kemudian diikuti oleh masing-masing kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang memerintahkan semua perguruan tinggi membentuk satgas P4GN.

Sementara itu, Kepala BNNK Lumajang, AKBP Indra Brahmana, mengapresiasi langkah UNEJ mencanangkan diri sebagai Kampus Bersinar. Apalagi tekad ini diikuti dengan membentuk Satgas P4GN. 

Menurutnya, tugas mencegah dan memberantas narkoba tidak mungkin dilakukan sendiri oleh BNN. Pasalnya, peredaran narkoba telah masuk ke semua elemen bangsa, terutama menargetkan anak muda termasuk mahasiswa. Khusus di wilayah tapal kuda, tugas BNN cukup berat, mengingat hingga saat ini keberadaan BNNK baru ada di Lumajang saja. Sementara wilayah penugasannya bisa menjangkau Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo. (Hafid)

(45 views)