Penyewaan TKD Klatakan Tanggul Dinilai Janggal, Mantan Kades Hingga Penyewa Lahan Dilaporkan ke Polda

Kasus terkait Tanah Kas Desa (TKD) Klatakan, Kecamatan Tanggul masih terus bergulir. Selain pidana yang menjerat Kepala Desa Klatakan, Ali Wafa, juga ada warga yang melaporkan mantan, PJ Kades Klatakan dan penyewa lahan ke Polda Jatim.

Menurut kuasa hukum kades Klatakan, Ali Wafa, Muhammad Husni Thamrin, bahwa obyek kasus yang dilaporkan sama, yakni tanah Kas Desa Klatakan. Mantan Kepala Desa Klatakan berinisial RH, PJ Kades Klatakan berinisial WW dan penyewa lahan berinisial MA saat ini berstatus sebagai terlapor di Polda Jatim.

Sebelumnya, lanjut Thamrin, persoalan tersebut pernah dilaporkan ke Polres Jember. Namun, laporan dugaan korupsi tersebut hingga saat ini belum diproses. Karena itulah, warga akhirnya melapor ke Polda Jatim.

Sementara kuasa hukum RH dan MA, Andi C Poetra membantah tudingan korupsi sebagaimana tudingan pelapor. Apalagi laporan yang dilakukan warga di Polda Jatim statusnya bukan laporan, namun sekadar pengaduan masyarakat (Dumas).

Sebelumnya, lanjut Andi, kasus yang dilaporkan warga tersebut pernah dilaporkan ke Polres Jember. Namun, laporan tersebut belum diproses karena kekurangan alat bukti.

Polres Jember menindaklanjuti laporan yang dilayangkan MA, hingga akhirnya berhasil menyeret Kepala Desa Klatakan ke meja hijau. Polres Jember menindaklanjuti laporan MA karena memang didukung alat bukti yang cukup.

Terkait kliennya yang berstatus sebagai teradu di Polda Jatim, Andi masih menunggu laporan penanganan pengaduan masyarakat tersebut.

Sebelumnya, seorang warga Desa Klatakan bernama Sutrisno, melaporkan dugaan kasus korupsi TKD Desa Klatakan tanggul, Senin , 07 November 2022 lalu. Dalam laporannya Sutrisno didampingi kuasa hukumnya, Ainul Yaqin Wahyu Suryawan, Setelah menemukan banyak kejanggalan, mulai dari lelang sampai dengan ketidaksesuaian antar dokumen.

(89 views)