Waspada Pupuk Non Subsidi Palsu, Petani Lakukan Uji Lab Pupuk Non Subsubsidi

Mengantisipasi beredarnya pupuk non subsidi palsu, petani yang tergabung dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jember, melakukan uji lab salah satu produk pupuk non subsidi. Uji lab tersebut dilakukan di laboratorium Puslit Kopi dan Kakao Jember.

Pengurus HKTI Jember Nur Hadi mengatakan, pasca penerapan kebijakan pengurangan pupuk bersubsidi oleh pemerintah, para petani terpaksa membeli pupuk non subsidi, dengan harga yang cukup tinggi. Beberapa waktu lalu, Nur Hadi membeli pupuk non subsidi dengan merek tertentu, untuk memupuk tanamannya.

Namun setelah pemupukan di lakukan, tidak terlihat adanya pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman. Padahal, berdasarkan keterangan yang tertulis dalam kemasan, kandungan NPK-nya cukup seperti pupuk pada umumnya.

Khawatir pupuk tersebut merupakan pupuk non subsidi palsu, Nur Hadi bersama Ketua HKTI Jember Jumantoro, akhirnya membawa pupuk non subsidi yang dibelinya itu, ke Laboratorium milik Puslit Kopi dan Kakau, untuk diuji lab.

Sementara Ketua HKTI Jember Jumantoro mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari pihak Puslit Kopi dan Kaku, hasil uji lab pupuk non subsidi itu, baru dapat diketahui minimal dalam satu minggu.

Jumantoro mengimbau para petani, agar tidak sembarangan membeli pupuk non subsidi. Sebab, sejak ada pengurangan pupuk bersubsidi, pupuk non subsidi rawan dipalsukan, oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

(82 views)