Stok Pupuk Bersubsidi Menipis, Bupati Hendy Minta Petani Beralih ke Organik

Ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember untuk tahun 2022 menipis. Untuk itu, Bupati Jember Hendy Siswanto, meminta petani beralih ke pupuk organik.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Hendy Siswanto Nomor 188 Tahun 2022 tentang Alokasi Pupuk Subsidi di Jember. Tercantum ada pupuk jenis urea sebanyak 59.856 ton, SP-36 sebanyak 2.395 ton, ZA 16.020 ton, NPK sebanyak 29.849 ton, organik 8.532 ton, dan pupuk organik cair sebesar 5626 ton.

Namun perkembangan terakhir menurut Hendy, hingga saat ini sisa pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember sudah sisa 10 persen. Karena stok pupuk bersubsidi memang terbatas, Hendy menyarankan para petani mulai membiasakan menggunakan pupuk organik.

Hendy mengatakan, sejauh ini pemkab jember menggandeng komunitas petani termasuk HKTI Jember, sudah intens menyosialisasikan kepada masyarakat agar mulai membiasakan beralih ke pupuk organik.

Diberitakan sebelumnya, perwakilan petani melalui Himpunan Kerukunan Petani Indonesia (HKTI) Jember, melakukan audiensi bersama DPR RI Komisi IV. Pada kesempatan itu, petani meminta pemerintah merevisi kebijakan terkait pupuk bersubsidi yang hanya diperuntukkan untuk 9 komoditas.

(65 views)