Dua Kali Mangkir Dipanggil Polisi, Djamil Ajukan Praperadilan

Moch Djamil, salah satu tersangka kasus pemotongan honor pemakaman covid dua kali mengakir dalam pemeriksaan polisi. Belakangan diketahui yang bersangkutan telah mengajukan praperadilan.

Kuasa hukum Moch Djamil, Purcahyono Juliatmoko menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan pra peradilan ke Pengadilan Negeri Jember pada hari Senin kemarin. Berdasarkan aturan KUHAP, proses pemeriksaan terhadap tersangka selama proses pra peradilan harus dijadwalkan ulang.

Pra peradilan itu lanjut Moko, diajukan untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka yang dilakukan kepolisian terhadap Moch Djamil. Sebab, menurut Moko, persoalan honor pemakaman bukan perkara pidana, namun perdata. Dalam kasus itu, tersangka pertama, Penta Satria bukan memotong, namun mengambil uang miliknya yang pernah dipinjamkan kepada relawan pemakaman.

Lebih jauh Moko menjelaskan, peran Moch Djamil dalam kasus yang menjeratnya hanya dalam kapasitas proses administrasi. Proses alur aliran anggaran pemakaman covid secara administrasi sudah dilalui semua. Dalam kasus pemotongan honor itu, Djamil tidak pernah memegang uangnya sedikitpun.

(76 views)