Dua Terduga Korupsi Pasar Balung Kulon Dituntut Tujuh Setengah Tahun Penjara

Dua terdakwa kasus dugaan korupsi Pasar Balung Kulon dituntut tujuh tahun enam bulan penjara dikurangi masa tahanan oleh Jaksa Penuntut Umum atau JPU Kejaksaan Negeri Jember. Tuntutan itu dibacakan di depan hakim Pengadilan Tipikor Surabaya oleh JPU Siti Sumartiningsih, Selasa sore.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jember Soemarno mengatakan, meskipun kedua terdakwa sama-sama dituntut 7 tahun setengah tahun penjara, denda 300 juta subsider tiga bulan kurungan. Namun khusus terdakwa JN berbeda. ia juga dituntut membayar kerugian negara 1,8 miliar rupiah.

Terdakwa JN bisa membayar dalam bentuk uang. namun jika tidak, aset kekayaan milik JN akan disita negara. Jika tetap tidak mampu membayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama tiga tahun sembilan bulan.

Lebih lanjut Soemarno mengatakan, proyek rehab pasar balung bersumber dari APBD tahun 2019 sebesar 7,5 miliar rupiah. Dalam pelaksanaannya, Badan Pengawasan Keudangan dan pembangunan atau BPKP menemukan kerugian negara sebesar 1,8 miliar rupiah.

(25 views)