Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Nilai Kasus PMK di Jember Masih Terkendali

Berbeda dengan anggota Komisi B DPRD Jember Nyoman Aribowo yang menilai kasus penyakit Mulut dan Kuku di Jember masuk kategori bencana, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan justru menilai kasus PMK masih bisa dikendalikan.

Menurut Kepala UPT dan Laboratorium DKPP Haryani, kasus PMK di Jember memang sangat banyak tetapi masih dalam taraf bisa dikendalikan. Banyaknya jumlah kasus PMK akibat jumlah populasi sapi di kabupaten Jember yang sangat banyak dan tersebar di seluruh kecamatan.

Upaya sosialisasi kepada masyarakat melalui pasar hewan dan kelompok ternak, menurut Haryani juga terus dilakukan. Salahsatunya mengedukasi masyarakat, agar segera memisahkan sapinya yang masih sehat, dengan sapi yang terdeteksi sudah terinveksi PMK.

Selain meminta para peternak sapi terus memantau kesehatan hewan ternak miliknya, Haryani juga minta keluar masuknya hewan di pasar selalu diperhatikan. Sebab di tempat inilah berkumpulkan hewan ternak dari luar daerah, yang kemungkinan dapat menularkan virus PMK.

(34 views)