Topi Bangsa Pertanyakan Kelanjutan Kasus Raibnya Dana Covid-19 107 Miliar

Puluhan warga yang tergabung dalam Ormas Topi Bangsa, Kamis siang menggelar aksi unjuk rasa di tiga lokasi yang berbeda. Mereka mempertanyakan kelanjutan kasus raibnya dana covid-19 sebesar 107 miliar rupiah.

Ketua Umum Topi Bangsa Baiquni Purnomo mengatakan, Mei tahun 2021 lalu berdasarkan temuan BPK, dari anggaran penanganan covid-19 sebesar 126 miliar rupiah, ada sebesar 107 miliar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya. Kasus itu sudah ditangani penegak hukum, namun hingga saat ini masih belum ada kejelasan terkait tindak lanjut dari proses hukum itu.

Baiqun merasa heran dengan aparat kepolisian yang bisa dengan cepat menyikapi kasus dana pemakaman covid-19 beberapa waktu lalu. Bahkan kasus dana pemakaman covid itu saat ini sudah ada satu orang yang ditetapkan tersangka.

Karena itu, Topi Bangsa mempertanyakan kinerja penegak hukum soal penanganan kasus raibnya anggaran covid-19 sebesar 107 miliar. Topi Bangsa mendesak dan mendukung penegak hukum agar mengusut tuntas kasus itu.

Setelah dari Polres Jember, Topi Bangsa melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Jember. Tidak cukup sampai di situ, puluhan massa itu juga melakukan aksi di depan kantor DPRD Jember.

Sementara Kasat Reskrim Polres JemberAKP Dika Hadiyan Wiratama mengatakan, proses hukum terhadap dugaan raibya 107 miliar dana covid ditangani Polda Jatim. Dika juga belum bisa memastikan proses hukum kasus itu sudah sampai mana.

(38 views)