Komisi D DPRD Jember Minta Klarifikasi Dinkes Terkait Meninggalnya Warga Tanggul Pasca Vaksin

Komisi D DPRD Jember akan segera memanggil dinas kesehatan, untuk meminta penjelasan secara detail terkait meninggalnya seeorang nenek di kecamatan tanggul, 2 hari pasca suntik vaksin covid. Demikian disampaikan ketua Koisi D DPRD Jember Mohammad Hafidi Jumat siang.

Menurut Hafidi, komisi D sudah mendengar jika dari hasil investigasi dinas kesehatan, nenek berusia 60 tahun tersebut memiliki riwayat penyakit hypertensi. Sehingga meninggalnya nenek tersebut tidak bisa disimpulkan akibat vaksin, tetapi disebut co insiden atau peristiwa yang bersamaan.

Meski demikian komisi D akan meminta penjelasan secara detail terkait meninggalnya nenek asal Tanggul tersebut. Sebab Hafidi menilai persoalan ini harus dilihat secara menyeluruh, mulai dari SOP pelaksanaan vaksin, kondisi penerima vaksin serta seluruh aspek yang ada.

Capaian Vaksin di kabupaten Jember lanjut Hafidi sudah jauh meningkat, meski masih harus dikejar untuk mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat. Dengan jumlah capaian tersebut bisa dipastikan vaksin tidak menyebabkan orang meninggal dunia. Sehingga percepatan vaksinasi tetap harus dilakukan, sambil memperketat SOP pelaksanaannya.

(60 views)