Lambannya eksekusi proyek perbaikan jalan dengan skema tahun jamak atau multiyears, dikhawatirkan akan menyumbang Silpa yang sangat besar. Sebab 15 persen dari total anggaran multiyears dialokasikan di tahun 2021 ini.
Ketua komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menyayangkan kinerja DPU BMSDA yang sangat lamban menyelesaikan urusan administrasi proyek multiyears. Memang dalam proses lelang DPU BMSDA tidak ikut campur, tetapi akibat lelang baru diajukan awal Desember maka hingga saat ini 20 paket belum ditentukan pemenangnya.
Total anggaran proyek multiyears lanjut david sebesar 673 milyar rupiah, dimana 15 persennya masuk dalam APBD 2021. Sehingga jika proses lelang saja belum tuntas maka bisa dipastikan anggaran 15 persen tersebut tidak akan dapat terserap maksimal.
Diberitakan sebelumnya hingga saat ini paket multiyears yang sudah ditentukan pemenangnya tidak sampai 10 paket. Sementara paket lainnya masih dalam proses lelang yang dilakukan oleh ULP.
(658 views)