3 perguruan tinggi di Jember yakni Unmuh, Unej dan Stikes dr. Soebandi yang memiliki mahasiswa tenaga kesehatan, siap membantu menerjunkan relawan tenaga kesehatan, untuk membantu tim medis yang saat ini berjuang menangani lonjakan pasien covid.
Seperti diungkapkan dekan dekan Fakultas Ilmu kesehatan Unmuh Sasmianto, yang mengaku sudah menerima permintaan dari pemkab Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi. Rata-rata yang diminta 25 orang nakes dan seluruhnya sudah dipenuhi.
Rektor STIKES dokter Soebandi Jember Said Mardianto juga menyatakan siap membantu mengerahkan tenaga perawat tersertifikasi untuk membantu. Beberapa waktu lalu ada sedikitnya 90 orang perawat lulusan STIKES dokter Soebandi, yang sudah lulus Uji Kopetensi. Mereka yang sudah mengantongi sertifikat kompetensi ini menurut Said, siap diterjunkan jika memang dibutuhkan. Namun sampai hari ini pihaknya belum menerima surat permintaan dari pemkab Jember.
Dekan Fakuktas Kedokteran Unej Supangat, juga mengaku belum menerima surat permintaan dari pemkab Jember. Supangat mengaku sempat mendengar pemkab Jember akan meminta bantuan tenaga medis untuk menangani covid. Namun dirinya belum berani melakukan langkah apapun, sebab sampai hari ini belum ada kepastian terkait informasi tersebut.
Sementara Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku sudah berkoordinasi dengan perguruan tinggi yang ada di Jember, untuk meminta bantuan tenaga kesehatan. Bahkan menurut Hendy, pemkab Jemner akan mendapat bantuan 48 orang dokter dari Unej yang tidak lama lagi akan lulus.
(712 views)