Penjelasan BPKAD Pemkab Jember Terkait Realisasi BTT Nol Persen

Berdasarkan data dirjen bina keuangan daerah kemendagri, Penyerapan anggaran Belanja tak terduga atau BTT kabupaten Jember sangat rendah. data pertanggal 15 Juli, anggaran BTT Jember sama sekali tidak terserap, meski saat ini masih dalam masa pandemi.

Plt kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah BPKAD Tita Fajar Aryatiningsih menjelaskan, Jember mengalami keterlambatan penetapan APBD, dimana APBD 2021 baru di tetapkan tertanggal 1 Mei. Sehingga realisasi anggaran yang dilaporkan ke kemendagri melalui pemprov Jawa Timur, merupakan realisasi bulan Mei hingga akhir Juni, meski dalam data kemendagri tertulis 15 Juli.

Realitasnya menurut Tita, dari total BTT senilai 21 milyar rupiah, tanggal 7 Juli sudah dicairkan sebesar 5 milyar rupiah. Bahkan pengajuan pencairan anggaran juga sudah banyak yang masuk, namun masih dalam proses evaluasi oleh Inspektorat. Anggaran tersebut bukan termasuk anggaran penanganan covid yang dialokasikan sebesar 150 milyar rupiah.

Sementara ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, mengakui baru menerima perubahan penjabaran Perbup APBD dari pemkab Jember hari Senin kemarin. Dimana dalam Perbup ersebut terdapat rencana alokasi anggaran penanganan Covid senilai 150 Milyar. Itqon berharap Pemkab segera merealisasikan anggaran tersebut, mengibgat untuk refokusing pemkab tidak perlu menunggu persetujuan DPRD, tetapi cukup melaporkan saja.

(65 views)