PDI Perjuangan Setujui APBD 2021 Dengan 5 Catatan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyetujui pengesahan APBD 2021 dengan 5 poin catatan, yang harus menjadi perhatian bagi bupati dan para kepala OPD. Hal ini disampaikan fraksi PDI Perjuangan dalam paripurna pandangan akhir fraksi dan penetapan AOBD 2021 Senin malam.

Ketua fraksi PDI Peejuangan Edi Cahyo Purnomo menjelaskan, 5 poin catatan dari PDI Perjuangan diantaranya penambahan anggaran untuk penguatan ideologi pancasila, yang semula hanya dianggarkan 40 juta naik menjadi 675 juta rupiah. Terkait pengentasan kemiskinan, PDI Perjuangan minta adanya progam strategis dan data yang komprehensif, serta penambahan anggaran bidang Linjamsos di dinas sosial.

PDI Perjuangan juga minta diberikannya tambahan anggaran di dinas pariwisata, yang saat ini dialokasikan 342 juta rupiah untuk progam peningkatan daya tarik wisata. Padahal potensi wisata di Jember sangat banyak. Terkait perusahaan daerah, PDI Perjuangan minta PDP Kahyangan dan Perumdam Tirta Pandhalungan dikelola secara profesional, sebab kondisi karyawan saat ini masih sangat memprihatinkan.

Terakhir PDI Perjuangan tidak sepakat diterapkannya skema multiyeras untuk progam perbaikan jalan, jembatan dan penerangan jalan umum  karena menabrak peraturan menteri keuangan tentang kontrak tahun jamak. Selain itu mekanisme multiyears untuk perbaikan jalan, juga dinilai tidak berpihak kepada kontraktor lokal dengan kemampuan pembiayaan menengah kebawah. 

Meski menyepakati disahkannya perda APBD 2021 lanjut Edi, fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember tetap akan kritis serta mengawasi secara serius, pelaksanaan progam-progam dalam APBD 2021 yang akan dilakukan oleh OPD.

(16 views)