Ketua Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Keseriusan Sekkab Laksanakan Perintah Gubernur dan Komisi ASN

 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo, menyayangkan belum dilaksanakannya sanksi terhadap 3 orang camat dan kepala Bappekab. Padahal surat gubernur sudah diterima Pemkab sejak Oktober lalu, bahkan surat Komisi ASN sudah diterima sejak bulan Juni.

Menurut Edi dalam surat Komisi ASN terkait pelanggaran netralitas yang dilakukan camat Pakusari, Sumberjambe dan Tanggul, serta surat Gubenur terkait sanksi terhadap kepala Bappekab sudah sangat jelas, jenis pelanggaran dan sanksi yang harus dijatuhkan. Menjadi aneh ketika Sekkab Jember Mirfano, berbelit-belit dengan akan melakukan pemeriksaan ulang.

Padahal lanjut Edi, pemeriksaan sudah dilakukan oleh inspektorat pemprov Jawa Timur dan juga komisi ASN. Artinya Sekkab tinggal melaksanakan saja apa yang diperintahkan dalam surat tersebut. Karena itu Edi mendesak Sekkab tidak usah berbelit-belit, dan segera menjatuhkan sanksi kepada kepala Bappekab dan 3 camat yang melanggar disiplin.

Diberitakan sebelumnya Komisi ASN menilai 3 camat di Jember melakukan pelanggaran netralitas, sehingga direkomendasikan untuk dijatuhi sanksi pelanggaran disiplin sedang. Sementara Gubernur Jawa Timur merekomendasikan dijatuhkannya sanksi pelanggaran disiplin berat kepada kepala Bappekab Imam Fauzi, berupa penurunan pangkat selama 3 tahun.

 

 

 

 

(78 views)