Merokok Dapat Memperburuk Dampak Covid-19

Kebiasaan tidak sehat seperti kebiasaan merokok ternyata berpotensi memperburuk dampak covid-19. Demikian yang disampaikan spesialis jantung dr. Vito Anggarino Damay, dalam acara dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional atau KPCPEN, Senin sore.

Menurut Vito, dari data yang dirilis Kementerian Kesehatan menunjukkan, risiko kematian COVID-19 lebih tinggi akibat adanya penyakit penyerta sepertihi pertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Artinya penyakit yang tidak menular tersebut dapat memperburuk dampak covid-19, sehingga tidak boleh dianggap sebagai masalah ringan.

Untuk itulah Vito mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup sehat agar terhindar dari penyakit tersebut, salah satunya dengan berhenti merokok. Selain merokok pada dasarkanya dapat meningkatkan resiki penyakit jantung, dampak merokok di tengah pandemi juga berpotensi seseorang mudah tertular virus corona.

Sebab lanjut Vito, selain saat merokok harus melepas masker juga kebiasaan perokok kerap merokok beramai-ramai. Parahnya lagi mereka terkadang mengabaikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak aman. Selain itu merokok juga dapat membahayakan orang sekitarnya yang tidak secara tidak langsung mereka menghirup asap rokok dari perokok aktif.

Sementara Juru Bicara Satgas Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, pandemi covid-19 masih terus menghambat masyarakat untuk beraktifitas normal. Namun Reisa meminta masyarakat untuk tetap produktif di tengah pandemi ini, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan muluai dari memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Reisa menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berjuang melawan pandemi ini, terutama para dokter dan relawan tenaga kesehatan serta relawan teknologi laboratorium. Karena  jasa merekalah kasus sembuh pasien covid-19 di Indonesia meningkat menjadi 350 ribu kasus atau mencapai 82 % perhari Kamis tanggal 5 November.

(246 views)