Forsis Ancam DKPP-kan Bawaslu Jember, Jika Terus Tidak Serius Tangani Pengaduan

Lembaga pemantau pemilu Forum Silaturahmi Santri atau Forsis, mengancam akan melaporkan Bawaslu Jember ke DKPP, jika tidak serius menangani pengaduan dan laporan terkait dugaan pelanggaran pemilu. Terlebih lagi jika yang dilaporkan terindikasi pelanggaran pidana.

Ketua Forsis Alung melalui telefon selularnya mengatakan, pihaknya sudah menerima surat balasan dari Bawaslu Jember terkait laporannya pekan lalu, yang intinya meminta forsis sebagai pelapor melengkapi sejumlah persyaratan.

Meski beberapa point syarat yang diminta nampak aneh, Forsis sudah menyiapkan syarat tersebut dan akan segera menyerahkannya ke Bawaslu. Jika Bawaslu masih saja main-main, Alung mengancam akan membawa persoalan ini ke dewan kehormatan penyelenggara pemilihan umum atau DKPP. Sebab rekaman video yang dilampirkan saat melapor, jelas membuktikan terjadinya pelanggaran.

Diberitakan sebelumnya Forsis melaporkan dugaan pelanggaran kampanye diluar jadwal, dimana salahsatu paslon memasang iklan kampanye media di sebuah radio. Padahal sesuai PKPU, kampanye media hanya diijinkan 14 hari sebelum pemungutan suara, dan dipasang oleh KPU. Forsis menilai hal ini jelas melanggar PKPU 4 tahun 2017 dan PKPU 11 tahun 2020.

(244 views)