Pemantau Pemilu Laporkan Dugaan Pelanggaran Iklan Kampanye Media

 

Forum Silaturahmi Santri atau Forsis yang merupakan salah satu lembaga pemantau pemilu, Rabu siang melaporkan dugaan pelanggaran kampanye media oleh salahsatu paslon. Selain melaporkan paslon ke Bawaslu, Forsis juga melaporkan media elektronik tersebut kepada komisi penyiaran Indonesia.

Sekretaris Forsis Mohammad Alim mengatakan, meski sudah jelas dalam peraturan bawaslu dan surat edaran KPI melarang kampanye media online, cetak dan elektronik selain 14 hari sebelum hari H, atau sejak tanggal 22 November hingga 5 Desember, ternyata sebuah radio lokal memutar iklan kampanye dari salahsatu paslon.

Alim menilai iklan kampanye paslon ini jelas melanggar aturan, sehingga hari ini dirinya melaporkan paslon ke Bawaslu, dan melaporkan media yang memutar iklan kampanye tersebut ke KPI. Alim berharap Bawaslu segera memproses dan menjatuhkan sanksi, agar pilkada Jember berjalan jujur dan adil.

Karena seluruh komisioner Bawaslu hari ini sedang tidak berada di tempat, laporan Forsis beserta bukti rekaman video diterima oleh salahsatu staf Bawaslu, dan akan segera di proses ketika komisioner Bawaslu sudah kembali dari tugas luar kota.

(320 views)