Progam Kementerian Baru Bisa Masuk Jember Sejak Dipimpin Plt Bupati

Selama 4 tahun terakhir, progam dari kementerian yang dibawa oleh anggoya DPR RI dapil Jember-Lumajang, tidak pernah bisa masuk Jember akibat terkendala rekomendasi bupati. Baru ketika dipimpin oleh wabup sebagai Plt Bupati, progam kementerian bisa dialokasikan di kabupaten Jember.

Seperti diungkapkan anggota komisi X DPR RI dapil Jember Lumajang Mohammad Nur Purnama Sidi, yang selama 4 tahun terakhir kesulitan membawa progam kementerian ke kabupaten Jember. Kendalanya hanya satu, sulitnya mendapat rekomendasi dari bupati sebagai penguasa wilayah, yang menjadi syarat mutlak di kementerian.

Padahal menurut Purnama Sidi, progam kementerian untuk daerah nilainya cukup besar dan dipastikan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Akibatnya di periode pertama dirinya sebagai anggota DPR RI, semua progam kementerian yang dibawanya seperti rehab gedubg sekolah,  lebih banyak dialokasikan untuk kabupaten Lumajang, yang bupatinya lebih kooperatif.

Purnama Sidi bersyukur meaki sudah memasuki akhir tahun anggaran, sejak dijabat oleh Plt Bupati masih ada sisa progam kementerian yang bisa dibawanya ke Jember. Hingga akhir Desember mendatang menurut Purnama Sidi, ada alokasi anggaran senilai 3 milyar yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat Jember, karena rekomendasi dari Plt bupati tidak dipersulit.

 

 

 

(305 views)