Aksi Tolak Omnibus Law Mahasiswa Jember Berakhir Ricuh

 

Aksi ribuan mahasiswa menolak UU Omnibus law di gedung DPRD Jember Kamis siang berakhir ricuh. Sempat terjadi aksi saling lempar batu dan botol minuman, hingga menyebabkan beberapa fasilitas publik dan kaca gedung DPRD Jember pecah.

Aksi tolak omnibus law yang sudah disahkan DPR beberapa waktu lalu tersebut, diikuti oleh 25 elemen mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi dan STM yang ada di Jember. Meski aksi semula berjalan tertib, kericuhan terjadi ketika perwakilan mahasiswa yang ditemui pimpinan DPRD Jember keluar dari gedung dewan.

Korlap Aksi Andi Syaputra mengatakan, aksi ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia, karena banyak pasal yang tidak berpihak kepada rakyat. Bahkan Undang-undang ini membuka lebar peluang bagi korporasi asing yang justru menyengsarakan masyarakat lokal. Aliansi Jember menggungat menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah dan DPR RI, dan mendesak DPRD Jember segera menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat.

Sementara ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, menyatakan siap meneruskan seluruh aspirasi aliansi Jember menggugat. Itqon berjanji akan langsung berangkat ke Jakarta besok untuk menyampaikan aspirasi tersebut.

 

 

 

 

(232 views)