MKKS SMA Negeri-Swasta Berharap Pembelajaran Tatap Muka Diijinkan

LogSekolah banyak mendapat keluhan dari orang tua dan siswa, karena sudah terlalu lama melaksanakan pembelajaran secara daring. Karena itu musyawarah kerja kepala sekolah MKKS SMA Negeri dan swasta berharap, gugus tugas Covid-19 mengijinkan dilakukannya ujicoba pembelajaran tatap muka.

Seperti diungkapkan ketua MKKS SMA Negeri Mohammad Irfan, yang mengaku banyak menerima keluhan orang tua dan juga siswa. Selain itu selama pembelajaran secara daring, sekolah juga tidak bisa maksimal memberikan pendidikan karakter kepada siswa. Sebab pendidikan karakter hanya bisa dilakukan dengan pertemuan tatap muka.

Irfan berharap gugus tugas mengijinkan dilaksanakannya ujicoba pembelajaran tatap muka tanggal 18 Agustus mendatang, di beberapa sekolah yang ditunjuk. Apalagi saat ini mayoritas sekolah SMA-SMK Negeri dan swasta sudah siap sarana prasarana sesuai protokol kesehatan, jika pembelajaran tatap muka diijinkan.

Hal senada diungkapkan ketua MKKS SMA Swasta Mohamad Zainal Mahfud. Menurut Zainal, dari 40 sekolah swasta 15 diantaranya sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai protokol kesehatan. Zainal juga berharap gugus tugas mengijinkan pembelajaran tatap muka.

Sebab pihaknya juga banyak mendapat keluhan dari siswa, mereka kesulitan menyerap pelajaran yang disampaikan guru secara daring. Terlebih lagi tidak semua siswa memiliki handphone atau laptop yang memadai, ditambah persoalan paket data internet yang cukup untuk mengikuti pembelajaran daring setiap hari.

 

 

 

(319 views)