Lanjutkan Bisnis Okerbaya Suami, Perempuan Asal Semboro Diburu Polisi

Seorang perempuan berinisial ST warga Kecamatan Semboro ditetapkan sebagai DPO karena diduga mengedarkan obat keras berbahaya. Hal tersebut diketahui setelah Unit Reskrim Polsek Semboro melakukan pengembangan penyidikan terhadap dua pengedar yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Kapolsek Semboro Iptu Fatchur Rahman menjelaskan, dua tersangka yang merupakan menantu dan mertua berinisial AM dan MN mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari serorang perempuan berinisial ST. Setelah ditelusuri ternyata ST merupakan istri dari salah satu terdakwa pengedar okerbaya berinisial S, yang merupakan jaringan dari bandar 4,8 juta butir okerbaya berinisial ASM.

Saat suaminya ditangkap bersama terdakwa ASM, ST inilah yang melanjutkan bisnisnya mengedarkan okerbaya di Kecamatan Semboro. Sayangnya ST ini saat hendak ditangkap terbilang licin dengan cara berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Bahkan semenjak suaminya ditangkap Satresnarkoba Polres Jember, rumahnya yang berada di Kecamatan Semboro jarang ditempati. Fatchur berjanji akan terus memburu ST tersebut hingga berhasil ditangkap.

Diberitakan sebelumnya, dalam waktu sehari, Unit Reskrim Polsek Semboro berhasil mengamankan dua orang sindikat pengedar obat keras berbahaya berinisial MN warga Desa Sidomulyo dan AM warga Desa Semboro Kecamatan Semboro. Kedua tersangka satu jaringan yang merupakan mertua dan menantu.

(159 views)