Takut Ketahuan Suami, Ibu Asal Ajung Tega Bunuh dan Buang Bayinya ke Sungai

Setelah melakukan penyelidikan selama dua pekan, akhirnya Unit Reskrim Polsek Rambipuji berhasil menangkap MN perempuan asal Kecamatan Ajung, pelaku pembuangan bayi di aliran sungai Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji. Pelaku mengaku nekat membuang bayinya yang baru dilahirkan karena khawatir diketahui suaminya.

Kapolsek Rambipuji AKP Hari Pamuji menceritakan, saat diatangkap pelaku sempat mengaku tidak pernah melahirkan dan hanya sekedar haid biasa. Namun setelah dilakukan USG ke RSD Balung, akhirnya terungkap bahwa yang bersangkutan baru selesai melahirkan. Sejak saat itulah kemudian pelaku baru mengakui perbuatannya.

Sebelum akhirnya dibuang ke sungai, bayinya yang masih menangis ditutup mulutnya sampai akhirnya meninggal dunia. Tidak cukup sampai di situ, khawatir diketahui warga pelaku membungkus jenazah bayinya menggunakan plastik dan menyimpannya di lemari. Baru keesokan harinya dengan mengendarai sepeda motor seorang diri pelaku membuang bayi tersebut ke sungai.

Saat ditanya apakah bayi tersebut hasil hubungan gelap, Hari belum bisa memberikan penjelaskan karena pelaku masih berbelit-belit saat dimintai keterangan. Namun yang pasti hingga saat ini suaminya masih berada di Bali.

Lebih jauh Hari menjelaskan, meski pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka namun pihaknya tidak melakukan penahanan badan, dengan alasan tersangka memiliki tanggungan dua anak berumur lima tahun dan 2,5 tahun. Akibat perbuatannya tersangka dijerat  undang-undang perlindungan anak juncto pasal  306 ayat 2 atau Pasal 181 KUHP  dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

(430 views)