Menjadi Temuan BPK Menguatkan Dugaan Kejanggalan Pengadaan Pelampung Nelayan

Pengadaan dan penimbunan 55 ribu pelampung di aula Jokotole milik dinas pendidikan yang sempat ramai dibicarakan beberaoa waktu lalu, ternyata juga masuk dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan. Hal ini menguatkan dugaan DPRD Jember, ada yang tidak beres dalam pengadaan ribuan pelampung tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto mengaku sejak awal sudah curiga ada yang tidak benar dalam.pengadaan pelampung. Menurut David sangat aneh pengadaan 55 ribu pelampung senilai 14,8 milyar pagu anggarannya di bagian pembangunan, bukan di dinas perikanan dan kelautan. Sementara untuk branding pemasangan gambar bupati dan wakil bupati, dianggarkan terpisah ditahun 2019 senilai 1,8 milyar di dinas lain.

Belum lagi menurut David jika dilihat dari sisi jumlah. Bupati pernah menyatakan jumlah nelayan di Jember 13 ribu orang, tetapi justru melakukan pengadaan pelampung 55 ribu. Padahal semestinya anggaran tersebut bisa dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat yang lebih darurat. Terlebih lagi ribuan pelampung tersebut sampai saat ini belum terdistribusikan.

Sebelumnya pengadaan pelampung menjadi salahsatu temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan tahun anggarab 2019. Anggota BPK RI Ahsanul Qosasih melalui telefon selularnya, menyebut pengadaan ribuan pelamoung olehnpenkab Jember tidak lazim.

(438 views)