BPK RI Soroti Anggaran Baznas, MUI dan Dewan Masjid

Badan Pemeriksa Keuangan BPK RI menemukan adanya ketidaksesuaian laporan pengginaan anggaran dari badan amil zakat atau baznas. Dalam LHP BPK tahun anggatan 2019 yang Selasa siang diterima DPRD Jember, setidaknya terdapat beberapa item yang menjadi dasar temuan.

Wakil ketua DPRD Jember Dedi Dwi Setiawan menjelaskan, BPK memberikan predikat disclaimer atau tidak memberikan penilaian, salah satunya menyoroti penggunaan anggaran pada badan amil zakat kabupaten Jember. Diantaranya pemberian uang saku peserta kegiatan, honorarium pengurus baznas serta penggunaan anggaran dalam kegiatan santunan anak dhuafa.

Nilai anggaran di bagian bina mental pemkab Jember yang disoroti oleh BPK ini mencapai 2 milyar rupiah lebih. Dalam waktu dekat menurut Dedi, pimpinan DPRD akan meminta penjelasan detail dari BPK perwakilan Jawa Timur. Sebab Baznas merupakan lembaga sosial yang mestinya berjalan sesuai aturan, agar jangan sampai kehilangan kepercayaan dari masyarakat.

Selain anggaran Baznas menurut Dedi, juga ada beberapa item anggaran di bagian bina mental pemkab Jember yang disoroti, diantaranya honorarium pengurus dewan masjid serta biaya perjalanan dinas MUI dan Baznas.

(373 views)