Ratusan Kyai Desak Mendagri dan APH Selesaikan Persoalan Birokrasi Di Jember 

Ratusan kyai pengasuh pondok pesantren memberikan tandatangan untuk mendesak Mendagri dan Aparat Penegak Hukum atau APH, segera melakukan langkah-langkah kongkrit untuk meyelesaikan persoalan birokrasi di Jember. Jika tidak, maka jangan salahkan jika ratusan kyai bersama santinya melakukan aksi turun jalan.

Pernyataan yang ditandatangani ratusan kyai ini disampaikan langsung kepada mendagri, oleh pimpinan majelis sholawat al ghofilin Baiquni Purnomo atau gus Baiqun. Menurut gus Baiqun, persoalan yang terjadi di Jember ini sudah sangat parah, sehingga masyarakat luas yang dirugikan. Karena itu Mendagri dan APH harus segera turun tangan, dan jika memang terbukti terjadi penyelewengan harus di sanksi tegas.

Hingga Senin siang lanjut Gus Baiqun, tandatangan yang diserahkan langsung ke Mendagri mencapai 200 lebih kyai pengasuh pondok pesantren. Penggalangan tanda tangan tersebut sampai saat ini masih berjalan, gus Baiqun memprediksi sudah mencapai 400an lebih tandatangan. Jika Mendagri dan Aparat Penegak Hukum membiarkan persoalan di Jember ini berlarut-larut, jangan salahkan jika para kyai menuntut dengan aksi turun jalan bersama para santrinya.

Diberitakan sebelumnya dengan difasilitasi DPD RI, pimpinan DPRD bersama ketua PCNU, Pengurus Daerah Muhammadiyah, Perwakilan Kyai dan tokoh pemuda, bertemu dengan Mendagri untuk menyampaikan aspirasi dan melaporkan semua persoalan di Jember. Diharapkan Mendagri segera mengambil sikap tegas, kondisi kabupaten Jember segera membaik.

 

(603 views)