Jadi Pasar Tangguh, Pengunjung dan Pedagang Pasar Tanjung Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

 

Jelang pelaksanaan new normal atau tatanan kehidupan baru, Bupati Jember Faida Selasa pagi menetapkan Pasar Tanjung sebagai pasar tangguh. Setiap warga yang hendak ke pasar tanjung diwajibkan mematuhi protokol kesehatan.
Kepada sejumlah wartawan Faida menjelaskan, setelah gencar melaksanakan rapid tes massal di pasar-pasar. Akhirnya Pasar Tanjung untuk yang pertama diresmikan sebagai pasar tangguh harapannya dapat menjadi pasar percontohan bagi pasar-pasar lainnya. Secara bertahap nantinya setiap pasar tradisional di Kabupaten Jember termasuk pasar yang dikelola desa sebanyak 70 pasar juga juga akan dijadikan pasar tangguh.
Dalam pembentukan pasar tangguh ini lanjut Faida pihaknya menggandeng TNI, Polri, Dishub, Satpol PP dan Mantri Pasar serta petugas kebersihan pasar. Dengan ditetapkannya sebagai pasar tangguh, setiap pengunjung pasar tanjung nantinya diwajibkan mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker.
Lebih jauh Faida menjelaskan, per hari ini peningkatan jumlah pasien positif covid-19 di Kabupaten Jember sudah mulai landai dibanding hari-hari sebelumnya. Karena itu Faida meminta kepada seluruh pedagang dan pengunjung Pasar Tanjung Faida meminta agar membantu dengan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan agar pasar tidak menjadi klaster penuralan covid-19 yang baru. ……… faida
Sementara Komandan Kodim 0824 Jember ,Letkol Infantri La Ode Muhammad Nurdin optimis pasar tangguh ini tidak akan menjadi klaster baru penularan covid-19 di Jember. Sebab La Ode melihat 80 persen pedagang dan pengunjung pasar tanjung sudah mematuhi protokol kesehatan, salah satunya memakai masker.
Bahkan untuk sisanya, sudah diberi masker secara gratis oleh tim gugus tugas. Sehingga kedepannya tinggal melakukan evaluasi terkait perkembangannya yang akan dilakukan satu minggu ke depan.

(366 views)