Ramai Kecaman, Pemilik Akun Andreas P.W yang Minta Jabat Tangan Dengan Pasien Virus Corona Minta Maaf

Setelah unggahan yang menyinggung profesi perawat dan minta berjabat tangan dengan pasien virus corona viral di media sosial, akhirnya pemilik akun facebook Andreas P.W meminta maaf.  Demikian yang disampaikan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia PPNI Kabupaten Jember Asrah Joyo Rabu siang.

Kepada sejumlah wartawan Asrah menjelaskan, pascar viralnya unggahan akun facebook Andreas P. W yang menyebut covid-19 hanyalah konspirasi elit global, meminta perawat yang membuat tagline indonesia terserah mundur hingga menantang ingin membuktikan apakah virus corona mematikan atau tidak degan berjabat tangan dengan pasien virus corona, pihaknya langsung menelusuri akun tersebut. Meskipun akun facebook tersebut sudah menghilang, namun pihaknya berhasil mengatahui bahwa pemilik akun tersebut berdomisili di Desa Padumasan Kecamatan Jombang.

Saat itu juga PPNI Jember dan Ikatan Dokter Indonesia IDI Jember meminta yang bersangkutan memberikan klarifikasi tujuan dan maksud tujuannya. Akhirnya camat Jombang memfasilitasi adanya mediasi terkait persoalan tersebut di Kantor Kecamatan Jombang. Dalam mediasi tersebut yang bersangkutan meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Bahkan permintaan maaf juga disampaikan melalui akun facebook miliknya.

Lebih jauh Asrah menjelaskan, rencana awal pihaknya bersama PPNI Lamongan, Lumajang dan IDI  mengecam unggahan tersebut dan berencana melaporkan pemilik akun Andreas PW ke aparat penegak hukum. Namun karena sejumlah pertimbangan dan pelaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa, akhirnya persoalan tersebut dianggap selesai secara kekeluargaan.

(511 views)