Dua Hari Ponselnya Tak Dapat Dihubungi, Gerry Ditemukan Tewas Berlumuran Darah

IMG20200515222731_05

Warga Jl Kertanegara Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates, Jumat malam digegerkan dengan meninggalnya  seorang penata busana Yohanes Satriyo Leonardo Garry, di rumahnya yang terletak di di Lingkungan kelurahan setempat. Saat ditemukan jasad korban sudah mengeluarkan bau tak sedap dan berlumuran darah.

Katua Rukun Warga Lingkungan Telengsari Misyadi kepada sejumlah wartawan menceritakan, sejak tiga hari yang lalu warga merasa ada yang janggal di rumah korban, yakni mulai mobilnya yang tidak ada hingga lampu dalam keadaan mati sementara pintu pagarnya tidak terkunci. Sehingga kerabat korban menghungi saudara korban agar dicek ke dalam rumahnya.

Pada saat itulah diketahui ternyata korban sudah sejak dua hari terakhir ponselnya tidak dapat dihubungi. Karena merasa khawatir, saudara korban akhirnya masuk ke dalam rumah korban. Pada saat itulah saudara korban terkejut melihat korban sudah dalam keadaan meninggal berlumuran darah di lantai kamar. Atas kejadian tersebut saudara korban melapor ke Mapolsek Kaliwates.

Sementara Kasat Reskrim Polres Jember AKP Fran Dalanta Kembaren saat dikonfirmasi di TKP menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Namun berdasarkan hasil olah TKP sementara, diduga kuat korban meninggal akibat dipukul dengan benda tumpul di bagian kepalanya.

Polisi hingga saat ini juga masih mencari keberadaan mobil korban, karena menurut pengakuan keluarganya hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya. Dari TKP polis Dalanta, pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti salah satu di antaranya sebuah tabung gas.

(202 views)