Untuk yang kesekian kalinya, Polres Jember kembali menyalurkan 15 ton beras terhadap warga kurang mampu yang terdampak covid-19. Bantuan ini berasal dari Paguyuban Penggilingan Padi Jember dan sejumlah pengusaha lainnya
Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono kepada sejumlah wartawan menjelaskan, selain dari Polres Jember sendiri beras sebanyak 15 ton ini merupakan bantuan dari pengusaha kain dan 35 Pengusaha Penggilingan Padi se Kabupaten Jember. Dengan adanya bantuan ini total keseluruhan bantuan yang disalurkan melalui Polres Jember sebanyak 50 ton beras, ribuan karton mie instan dan 700 minyak goreng.
15 ton beras tersebut lanjut Aris, dikemas lima kiloan dan akan disalurkan mulai hari ini kepada warga kurang mampu yang sudah terdata oleh Babinkamtibmas. Aris memastikan jika dalam seminggu kemudian warga yang telah menerima bantuan masih kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-harinya, masih sangat mungkin untuk kembali mendapatkan bantuan.
Sementara Ketua Paguyuban Penggilingan Padi Jember Yohanes Suwarno menjelaskan, bantuan berupa sembako ini merupakan bantuan kedua. Yang pertama pihaknya menyalurkan bantuan serupa melalui Kodim 0824 Jember.
Yohanes berharap dengan bantuan sembako tersebut dapat meringankan beban warga kurang mampu yang terdampak covid-19. Saat ditanya apakah nantinya juga memberikan bantuan lain, Yohanes mengaku saat ini masih fokus untuk bantuan berupa sembako.

