Penyebar Hoaks Ambulans Angkut Warga Positif Corona Terancam 10 Tahun Penjara

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya penyidik Polres Jember menetapkan FA warga Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates, penyebar hoaks ada ambulans mengangkut pasien positif covid-19 sebagai tersangka. Yang bersangkutan dijerat undang-undang UTE dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

KBO Reskrim Polres Jember Iptu Solehan Arif menjelaskan, setelah FA menyebarkan video hoaks di media sosial empat jam kemudian pihaknya berhasil menangkap yang bersangkutan di rumahnya. Saat ditangkap yang bersangkutan sempat meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Merski demikian karena berang bukti dan ketarangan saksi sudah mencukupi, Minggu siang yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka.sementara beberapa pihak lain yang ikut meneruskan video tersebut dijadikan saksi dalam kasus ini. Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 35 juncto pasal 51 undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, tidak butuh waktu lama Satreskrim Polres Jember Sabtu dini hari akhirnya berhasil menangkap penyebar hoaks tentang ambulans Kelurahan Mangli menjemput dan mengangkut warga Mangli yang positif covid-19. Diketahui pelaku berinisial FA warga Kelurhan Mangli Kecamatan Kaliwates.

(163 views)