100 Hektare Tanaman Padi di Jember diserang Wereng

Menejalang panen sekitar 100 hektare tanaman padi milik petani yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Jember mulai diserang Organisme Pengganggu Tanaman atau OPT wereng. Jika hal tersebut tidak segera disikapi dapat menyebabkan petani padi gagal panen.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia HKTI Jember Jumantoro kepada sejumlah wartawan menjelaskan, akibat cuaca yang tak menentu kadang panas kadang hujan di jember. Beberpa hari ini dirinya mendapatkan laporan dari sejumlah petani di Kabupaten Jember bahwa tanaman padi mereka mulai diserang OPT wereng. Jika ditotal secara keseluruhan di Kabupaten Jember sudah ada 50 sampai 100 hektare tanaman padi yang mulaui diserang wereng.

Meski demikian Jumantoro meminta petani tidak panik, namun secepatnya melakukan penyemprotan menggunakan obat sesuai speknya. Namun jika dilihat ternyata serangan werengnya sudah berada diambang batas, Jumantoro meminta petani segera berkoordinasi dengan penyuluh, ahli hama, kepala desa maupun babinkamtibmas agar segera dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk dilakukan penyemprotan massal. Sehingga werengnya tidak semakin meluas.

Lebih lanjut Jumantoro meminta pihak terkait agar dengan cepat menangani persoalan wereng tersebut. Sebab jika sampai tidak ada penangan serius dari pemerintah, sangat mungkin petani padi akan mengalami gagal panen.

(1.146 views)