22 Persen Mahasiswa Unej Terpapar Radikalisme

899e9f55-4ba3-42c1-a044-d9aa7562e1e9 (1)Sedikitnya 22 persen mahasiswa unej terpapar radikalisme. Demikian hasil survey yang dilakukan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu atau LP3M Unej di tahun 2018 lalu. Hal ini disampaikna ketua LP3M Unej Taufiq Hidayat, dalam Pleno 4 Festival HAM di Aula PB. Sudirman Rabu malam.

Ketua LP3M Unej Achmad Taufiq menjelaskan, paparan radikalisme tersebut terbagi menjadi radikalisme teologi, yang menyetujui jihad dan pengkafiran, serta radikalisme politik dengan menerima konsep negara khilafah.

Kondisi seperti ini menurut Taufiq terjadi di hampir seluruh PTN, dengan frekuensi yang berbeda. Sehingga meski mereka belum melakukan tindakan kekerasan terhadap dirinya sendiri maupun orang lain, data ini menunjukkan bahwa paparan radikalisme sudah sistematis, terstruktur dan masif.

Untuk itu Taufiq memberikan beberapa saran yang harus segera dilakukan, di antaranya perlu disiapkan sistem pendidikan multikultural untuk meningkatkan sikap toleransi, serta dibutuhkan komitmen pimpinan perguruan tinggi untuk tidak memberikan ruang berkembangnya radikalisme di lingkungan kampus.

(639 views)