Polisi Libatkan Psikiater untuk Ungkap Pembunuh Surono

kapolresSatreskrim Polres Jember akan melibatkan psikiater untuk mengungkap siapa sebenarnya pelaku pembunuhan Surono. Sebab dari dua saksi sudah dikonfrontir tidak ada korelasi dan berbelit-belit.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal menceritakan, setelah menemukan indikasi bahwa Surono yang dikubur di bawah lantai Musalla rumahnya merupakan korban pembunuhan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap sedikitnya lima orang saksi, beberpa di antaranya anak korban bernama Bahar, ibu korban Busani, seorang pria bernama Jumarin dan dua orang saksi lainnya. Dari lima saksi tersebut hingga Selasa siang mengerucut menjadi dua orang saksi, yang merupakan rekan dekat korban.

Meski demikian setelah penyidik melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan mengkonfrontir keterangan dua saksi tersebut, ternyata keterangan tiap-tiap saksi berbeda dan tidak memiliki korelasi sedikitpun. Karena itulah untuk mengungkap siapa saksi yang memberikan keterangan bohong saat diperiksa, pihaknya kan melibatkan ahli jiwa atau psikiater. Alfian berharap dengan dilibatkannya psikiater pembunuh Surono dapat segera terungkap dan diadili.

Diberitakan sebelumnya, Setelah Tim DVI dab Satreskrim Polres Jember melakukan proseso otopsi dan uji DNA, akhirnya memastikan bahwa jasad yang dicor di bawah lantai Musalla di Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo merupakan Surono yang selama 7 bulan menghilang. Polisi juga memastikan korban dibunuh dengan cara dipukul menggunakan benda tumpul.

(654 views)