Diduga Curang Hasil Pilkades Desa Patemon Pakusari diminta dibatalkan

sidangDiduga terdapat banyak kecurangan, hasil pemilihan kepala desa di Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, diminta dibatalkan. Demikian yang disampaikan kuasa hukum penggugat Wigit Prayitno saat hadir dalam sidang gugatan yang pertama di Pengadilan Negeri Jember, Kamis siang.
Menurut Wigit, selama tahap Pilkades di Desa Patemon terdapat beberapa kejanggalan, di antaranya surat undangan yang tidak memenuhi standard. Karena memang undangan pencoblosan yang dikeluarkan Pemkab sempat dikembalikan oleh panitia dengan alasan ada kesalahan. Sehingga panitia kemudian menerbitkan surat undangan sendiri.

Padahal surat undangan versi panitia Pilkades sangat mudah digandakan dan dimiliki oleh siapa saja, karena tidak diberi pengamanan khusus. Selain itu proses penghitungan suara sengaja diulur hingga malam hari oleh panitia pelaksana. Bahkan berita acara hasil pemungutan suara yang memenangkan calon petahana juga tidak ditandatangani oleh saksi dari penggugat. Karena itulah pihaknya melayangkan gugatan ke pengadilan negeri Jember dengan harapan hasil Pilkades Desa Patemon dibatalkan.

Lebih lanjut Wigit menjelaskan, Kamis siang Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jember sudah menjadwalkan sidang perdana. Namun karena yang hadir mewakili pihak tergugat baik dari PJ Kades Patemon, Camat Pakusari, dan BPD Patemon tidak membawa surat tugas maupun SK, akhirnya sidang ditunda hingga pekan depan.

(790 views)