Di Era Revolusi 4.0 Santri diminta Jangan Sampai Kehilangan Jati Diri

gus aabMeski sekarang sudah memasuki revolusi 4.0, seluruh santri diminta agar tetap istiqamah menjaga jati dirinya sebagai santri yang memperjuangkan nilai-nilai ahlussunnah waljamaah. Demikian yang disampaikan Ketua PCNU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin atau Gus A’ab saat menjadi inspektur dalam upacara Hari Santri Nasional, di lapangan Sukorejo Kecamatan Sumbersari, Selasa pagi.

Menurut Gus A’ab sering perkembangan zaman tantangan santri tetap dituntut istiqamah mengambil peran aktif dalam memperjuangkan nilai-nilai islam ahlussunnah waljamaah atau islam bermazhab, di era munculnya gerakan anti mazhab. Selain itu santri juga dituntut bisa mengembangkan argumen islam moderat, kontekstual, membumi dan kompatibel.

Sebab islam tidak diajarkan dalam bentuk bungkusnya, tetapi lebih kepada isinya. Sehingga wajar jika kemudian di Indonesia budaya dijadikan infrastruktur islam sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran islam itu sendiri.

Tidak kalah penting lanjut Gus A’ab, santi juga dituntut untuk selalu mempertahankan konsensus kebangsaan Republik Indonesia. Mengedepankan ahlakul kariman serta mematuhi kiai sebagai kepemimpian spiritual yang harus dihormati dan dipatuhi

(428 views)