Polres Jember Limpahkan Perkara Tembak Mati Pembalak Liar ke Polda Jatim

Hingga saat ini Polres Jember sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi, terkait kasus tembak mati pembalak liar berinisial AR warga Tempurejo, oleh Polisi Hutan Taman Nasional Meru Betiri. Bahkan sesuai hasil gelar perkara, perkara kasus tersebut hari ini dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal kepada sejumlah wartawan menjelaskan, pasca insiden penembakan mati terhadap salah satu pelaku pembalak liar, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan memanggil 10 orang dari polisi hutan dan dua orang warga. Berdasarkan hasil otopsi, memang ditemukan sebuah proyektil di dalam tubuh korban, yang saat ini proyektil tersebut sudah disita untuk dijadikan barang bukti.

Bahkan Alfian mengaku Senin pagi pihaknya sudah melakukan gelar perkara bersama Polisi Hutan TNMB. Sesuai hasil gelar, Polres Jember melimpahkan perkara tersebut ke Polda Jawa Timur. Sementara Polisi Hutan TNMB berinisial D yang menembak mati korban, sudah menjalani pemeriksaan internal di Inspektorat Polisi Hutan Dirjen Kementerian Kehutanan.

Diberitakan sebelumnya, melawan dengan senjata tajam saat hendak ditangkap, satu dari dua pelaku ilegal logging atau pembalak liar berinisial AR, kamis pagi ditembak polisi khusus kehutanan, saat mencuri kayu di Hutan Taman Nasional Meru Betiri atau TNMB wilayah Kecamatan Tempurejo.

(571 views)