Niat Beli Ruko Kartu ATM dan Uang Puluhan Juta Milik Warga Patrang dibawa Kabur Makelar

penipuanBerniat membeli sebuah ruko di Kecamatan Silo, Bahriyanto warga Kelurahan Patarang malah menjadi korban pencurian dan penggelapan, yang diduga dilakukan oleh sejumlah makelar berinisial TF, BM DF dan AD. Akibat kejadian tersebut Kartu ATM dan uang 40 juta rupiah milik korban raib.

Kepada sejumlah wartawan Bahriyanto menceritakan, tahun 2017 lalu dirinya didatangi orang diduga makelar berinisial BM, yang menawarkan sebuah ruko milik salah satu warga silo berinisial RF. Dengan berbekal foto copy sertifikat tanah, BM mengajak korban ke rumah warga berinisial TF. Saat itu pelaku meminta uang muka sebesar 9 juta rupiah, dan langsung dibayar oleh korban.

Selang beberapa hari kemudian ke empat pelaku mengajak korban ke salah satu penginapan di Kecamatan Silo, di situlah korban kembali menyerahkan uang sebesar 31 juta rupiah kepada pelaku. Setelah korban sempat tertidur kemudian kaget saat bangun kartu atm miliknya sudah tidak ada. Sementara ke empat pelaku hingga saat ini belum bisa dihubungi.

Atas kejadian tersebut bulan juli lalu korban melapor ke Mapolres Jember. Karena selama dua bulan tidak ada kejelasan terkait laporannya, akhirnya Kamis sore korban kembali mendatangi Polres Jember, untuk mempertanyakan perkembangan laporannya.

Lebih lanjut Bahriyanto mengaku mendapatkan informasi dari penyidik, bahwa hingga saat ini kasusnya sedang dilakukan penyelidikan. Bahriyanto berharap polisi dapat segera menangkap ke empat pelaku. Setidaknya meski gagal mendapatkan ruko, minimal uang miliknya bisa kembali.

(561 views)