Antisipasi tindak Perjudian Pilkades Polisi Gandeng Ojek dan Pedagang Asongan

satgasUntuk mengantisipasi terjadinya tindak perjudian pemilihan kepala desa di Kabupaten Jember, Polres Jember melibatkan tukang bejak, ojek, pedagang asongan dalam Satgas Anti Judi Pilkades di Kabupaten Jember.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo usai gelar pasukan pengamanan pilkades serentak dan pengukuhan satgas anti judi pilkades menjelaskan, tahun ini ada 116 desa di Kabupaten Jember, yang akan melaksanakan hajatan pemilihan kepala desa. Karena itu untuk megantisipasi terjadinta tindak perjudian, polres jember membentuk satgas anti judi pilkades.

Untuk satgas kali ini, selain dari pihak kepolisian juga melibatkan masyarakat umum, seperti tukang becak, ojek online dan konvensional, penjual cilok bahkan penjual bakso keliling. Kusworo mengaku, sebelum mereka melaksanakan tugasnya, sudah diberikan bimbibangan khusus. sehingga jika menemukan tindak pidana perjudian pilkades, mereka dapat secepatnya memberikan informasi kepada aparat kepolisian untuk langsung ditindaklanjuti.

Lebih lanjut Kusworo menghimbau sekaligus meminta masyarakat membantu polri dalam memberantas perjudian. Kusworo memastikan sekecil apapun tindak perjudian pilkades yang ditemukan, akan ditindak tegas sebagaimna diatur dalam Pasal 303 KUHP, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

(532 views)